Gaps

Gaps adalah lonjakan harga pada chart. Hal ini terjadi karena tidak ada transaksi pada level harga tesebut.

gap-up, yaitu harga naik pada sesi berikutnya hingga terjadi celah. Bila celah tersebut tidak tertutup oleh pergerakan harga pada sesi tersebut, maka akan meninggalkan gap.

Sedangkan gap-down adalah kebalikan dari gap-up, namun harga lebih rendah.

Gaps terjadi karena order buy atau sell yang sangat besar diluar waktu perdagangan. Gap-up menunjukan minat beli yang tinggi, sementara gap-down menunjukan minat sell yang tinggi.

Jenis-jenis Gaps

Common Gap

Adalah gap yang paling sering terjadi dan tidak terlalu penting. Common gap tidak disertai peningkatan volume yang besar, dan akan tertutup oleh pergerakan harga pada sesi berikutnya. Waktu celah tertutup biasanya tidak memakan waktu lama, umumnya dalam hitungan minggu.

Break Away Gap

Gap ini meninggalkan level penting pada sebuah chart. Level penting tersebut adalah seperti support, resistance, trendline dan channelline. Gap perlu diperhatikan sebagai sinyal yang kuat.

Break away gap umumnya diikuti dengan volume yang besar. Hingga jarang celah gap tertutup kembali.

Jika gap-up, support baru akan terbentuk dan perlu diperhatikan. Bullish akan ditunjukan bila support tersebut tidak tertembus.

Sebaliknya, gap-down, akan membentuk resistance baru yang perlu diperhatikan. Bearish akan ditunjukan bila garis resistance tidak tertembus.

Exhaustion Gap

Menandakan akhir dari suatu langkah. Gap ini ditunjukan kenaikan atau penurunan garis lurus yang cepat. Reversal pada hari berikutnya dapat digunakan untuk membedakan antara Measuring gap dan Exhaustion gap.

Ketika terbentuk di bagian atas dengan volume yang besar, ada peluang signifikan bahwa pasar kelelahan serta tren akan berhenti. Biasanya diikuti oleh beberapa pengembangan pola area lainnya. Exhaustion gap belum tentu menjunjukan reversal utama.

Run Away Gap (Measuring Gap)

Gap yang melonjak lari pada trend yang sedang berlangsung. Menunjukan peningkatan volume pada trend tersebut. Run away gap dapat diikuti dengan penembusan level penting pada chart.

Hal yang perlu diperhatikan adalah sesi berikutnya. Karena bisa saja terjadi buying-climax atau selling-climax. Volume pada sesi-sesi selanjutnya perlu diperhatikan. Karena bila tanpa disertai volume yang besar dan celah gap tertutup, maka akan terjadi reversal.

Modul gap ini mengakhir Course Teknikal Analisis Dasar. Untuk modul advanced akan dibahas pada Teknikal Analisis Lanjutan. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Sharing is caring:

Leave a Comment