Memahami Decentralized App (DAPP)

Mengetahui apakah aplikasi yang didevelop perlu menggunakan teknologi blockchain adalah penting.

Berikut beberapa hal yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum Anda menginvestasikan waktu dan tenaga membuat DAPP.

Apakah Aplikasi Membutuhkan Digital Relationship antar user?

  • Ya, Aplikasi dapat menggunakan teknologi blockchain.
  • Tidak, solusi blockchain kemungkinan besar tidak cocok.

Apakah Data Aplikasi Dinamis dan Auditable? Apakah diperlukan pencatatan perubahan pada dataset?

  • Ya, Aplikasi dapat menggunakan blockchain, karena blockchain melakukan pencatatan perubahan data.
  • Tidak, Penggunaan tradisional database atau decentralized storage bisa menjadi opsi yang lebih tepat.

Apakah Data harus dimanage oleh otoritas terpusat?

  • Ya, Jika privasi data penting, maka tidak dapat digunakan blockchain.
  • Tidak, Aplikasi dapat menggunakan blockchain, karena tidak dibutuhkan otoritas terpusat. Blockchain menawarkan desentralisasi dan menjamin history transaksi yang immutable.

Apakah kecepatan network penting?

  • Tidak, maka aplikasi dapat dikembangkan diatas blockchain. Karena blockchain menawarkan konsistensi data diatas kecepatan proses.
  • Ya, aplikasi tidak cocok menggunakan blockchain.

Berikut diagram infrastruktur DAPP pada Ethereum.

Perbandingan Tradisional WebApp dan DApp

Pada tradisional Web App, data di sediakan oleh centralized provider, umumnya dilakukan di webhosting (Exabytes, Niaga Hoster) atau cloud hosting (Google Cloud, AWS, Azure).

Ethereum DApp, client akan mengambil webapp dari tradisional server atau dari decentralized service. Browser juga akan terhubung dengan Ethereum node. Perubahan akan dikomunikasikan lewat user gateway, dan ditampilkan dalam web3 browser.

Setiap user berinteraksi dengan user gateway tersendiri. Setiap gateway akan memaintain latest state dari block dan broadcasting user interaction keseluruh network.

Persamaan antara Tradision WebApp dan Dapp adalah

  • Tetap harus memperhatikan UI layout yang spesifik dengan device.
  • Dapat menggunakan UI framework seperti React, Agular dan lainnya.

Perbedaan antara Tradisional webapp dan Dapp adalah

  • Diperlukan plugin tambahan untuk key dan identity management.
  • Diperlukan library web3.js agar bisa berkomunikasi dengan blockchain via RPC.
  • Program yang memerlukan teknologi blockchain harus diprogram dalam smart contract.
  • Digunakan IPFS untuk off-chain data
Sharing is caring:

Leave a Comment