Structural Time Series dan Facebook Prophet

Structural Time Series

Time series secara sederhana adalah data yang terjadi dalam periode berurutan, misalnya daily, weekly atau monthly.

Structural time series adalah penguraian dari time series yaitu:

  • Trend: arah pergerakan data.
  • Seasonality: cyclical pattern dari data.
  • Exogenous impact: Faktor eksternal yang mempengaruhi data, seperti berita ekonomi atau events.
  • Error Term: faktor yang tidak dapat dijelaskan oleh 3 element diatas.

Dari ide diatas, maka dapat dibuat model matematika seperti berikut:

y(t) = c(t) + s(t) + x(t) + e

Facebook Prophet

Setelah memahami structural time series, Anda akan lebih mudah memahami Facebook Prophet.

Namun sebelum membahas lebih dalam, berikut beberapa fakta menarik tentang Facebook Prophet:

  • Dikembangkan oleh Facebook (tentu Anda sudah menduganya).
  • Dikembangkan dengan background stan (probabilistic programming language for statistical inference).
  • Menerapkan konsep Dynamic Holidays, kita akan bahas pada modul terpisah.
  • Mudah melakukan customize.
  • Tersedia built-in Cross Validation

Facebook Prophet framework mirip dengan Structural Time Series:

y(t) = c(t) + s(t) + h(t) +  x(t) + e
  • c(t) adalah Trend.
  • s(t) adalah Seasonality.
  • h(t) adalah Holiday effects.
  • x(t) adalah External Regressor.

Jadi Facebook prophet memisahkan antara events dan external regressor. Anda dapat memperlakukan events (holyday) sebagai regressor, perbedaanya adalah:

Misal pada liburan Idul Fitri, jika diperlakukan sebagai events, akan mempengaruhi hari sekitar hari H Idul Fitri dilaksanakan. Misalnya 1 hari sebelum lebaran.

Sementara jika diperlakukan sebagai external regressor, hanya akan dianggap mempengaruhi pada hari H Idul Fitri saja.

Sharing is caring: