Untuk melakukan analisis, tentukan periode waktu yang ingin ditampilkan dalam charts tersebut. Contoh periode: 1 hari, 1 minggu, 1 bulan, 1 tahun, 3 tahun dan seterusnya.
Langkah selanjutnya adalah memilih jangka waktu tiap sesi (range) yang diwakili oleh 1 bar atau 1 candle (tergantung jenis chart yang digunakan).
Satu bar/candle dapat mewakili pergerakan harga selama
- menit, disebut minute charts, ada pilihan 1, 2, 5, 15 dan 30 menit.
- jam, disebut hourly charts, ada pilihan 1 dan 4 jam.
- 1 hari, disebut daily charts.
- 1 minggu, disebut weekly charts.
- 1 bulan, disebut monthly charts.
- 1 tahun, disebut yearly charts.
Range per sesi bisa berbeda, tergantung software charting yang digunakan. Pada contoh modul ini digunakan finance.yahoo.com
Contoh, kita menentukan periode 1 hari dengan menggunakan hourly charts, maka akan ditampilkan 24 batang bar/candle. Tiap batang menunjukan pergerakan harga selama 1 jam. (1 hari ada 24 jam).
Pendekatan range bisa berbeda, tergantung gaya dan strategi trading yang digunakan. Umumnya digunakan adalah daily chart denga periode satu atau dua tahun. Namun short term trader biasanya menggunakan minutes charts.
Jadi untuk menampilkan chart kita perlu menginput 4 parameter:
- Simbol saham
- Jenis Chart
- Periode waktu
- Range tiap sesi

Jadi Anda perlu menentukan time horizon yang sesuai dengan gaya dan strategi trading Anda. Time horizon adalah batas waktu di masa mendatang sebagai batas akhir untuk mengvaluasi suatu saham. Umumnya dapat dibagi menjadi
- Short term : dibawah 3 minggu
- Medium term : 3 minggu hingga beberapa bulan
- Long term : diatas 1 tahun
Panduan dasar
- Shorterm trader dapat menggunakan daily charts dengan periode 1 tahun. Kemudian untuk detail menggunakan minutes charts.
- Medium term trader dapat menggunakan weekly charts dengan periode 3 tahun. Kemudian menggunakan daily charts dengan periode 1 tahun untuk detail.
- Long term trader menggunakan monthly charts dengan periode 5 tahun, kemudian menggunakan weekly charts dengan periode 3 tahun untuk detail.
Jadi bagi long term trader, trend yang penting adalah major trend pada periode 1 tahun atau lebih. Perubahan harga dalam hitungan hari atau minggu dianggap sebagai koreksi atau secondary trend dan minor trend.
Sementara bagi shorterm trader, pergerakan harga dalam hitungan hari atau minggu adalah major trend.
Untuk short term trader, perlu juga untuk memperhatikan long term chart untuk mendapatkan bayangan trend secara luas. Sering juga terjadi, trend long term masih bertahan dan berfungsi pada short term periode.