Support dan Resistance

Garis support adalah level dimana harga cenderung akan naik. Garis resistance adalah level dimana harga cenderung akan turun.

Dapat dibayangkan harga itu seperti bola dipantulkan keatas dan bawah didalam ruangan, dengan lantai sebagai support dan atap sebagai resistance.

Garis support dibuat dengan menarik garis datar dari titik terendah yang sudah terjadi. Garis resistance dibuat dengan manarik garis datar dari titik harga tertinggi yang sudah terjadi.

Makin sering diuji sebuah garis support/resistance dan berhasil membalikan harga, semakin kuat level harga tersebut.

Penembusan garis support dan resistance

Bila garis support berhasil ditembus, maka akan berubah menjadi garis resistance. Jika garis support sebelum ditembus kuat, maka setelah berubah menjadi garis resistance pun akan sama kuatnya.

Demikian juga sebaliknya, Bila garis resistance berhasil ditembus, maka akan berubah menjadi garis support. Jika garis resistance sebelum ditembus kuat, maka setelah berubah menjadi garis support pun akan sama kuatnya.

Sebuah garis support atau resistance dinyatakan sudah tembus bila closing price sudah berada diluar garis. Untuk support harga closing dibawah garis, sementara untuk resistance harga closing diatas garis.

Pullback adalah istilah yang digunakan saat pergerakan menguji garis yang berhasil ditembus. Jika pullback berhasil menguji level support baru, maka akan meneruskan trend naik. Demikian juga dengan pullback resistance baru, jika berhasil diuji akan meneruskan trend turun.

Angka Psikologis

Adalah angka bulat pada charting, contoh 10, 20, 100, 500 dan seterusnya. Sering disebut level “support psikologi” atau “resistance psikologi”.

Disarankan untuk menghindari angka psikologi tersebut, karena banyak pelaku pasar yang membuka order pada angka bulat tesebut. Ini akan menyebabkan supply atau demand yang besar. Efeknya adalah sebelum terpenuhi, harga sudah berbalik arah.

Jadi, bila ingin menjual, coba untuk memasang “sedikit dibawah” angka psikologi. Juga sebaliknya, jika ingin membeli, coba untuk memasang “sedikit diatas” angka psikologi.Contoh:

  • Harga saham $97. Daripada memasang order jual harga $100, lebih baik di harga $99,9
  • Harga saham $104, daripada memasang order beli harga $100, lebih baik di harga $100,1

Angka psikologi juga dapat digunakan dengan memperhatikan peningkatan 50% dan 100% pada kenaikan harga saham IPO dan Stock Split. Biasanya riskan terhadap aksi profit taking.

Contoh saham Visa. IPO dengan harga $44, dalam kurun waktu 2 bulan sudah mencapai $88 (naik 100%). Kemudian menguji level psikologi $90, akhirnya terkoreksi ke harga $75.

Sharing is caring: