Revisi Trendline

Seperti sudah dibahas pada modul sebelumnya, garis trend dibentuk berdasarkan dua titik dan masih bersifat sementara, karena bisa berubah setelah titik ke-tiga terjadi. Garis trend yang terlalu curam atau terlalu landai tidak logis dan kurang bisa dipercaya. Oleh karena garis trend yang sudah dibuat dapat direvisi. Berikut contoh revisi trendline dibuat setelah titik panduan berikutnya … Read more

Sharing is caring:

Mengatasi False Breakout

False breakout adalah harga yang berbalik arah karena gagal breakout. Walaupun harga sudah menembus batas toleransi, hal ini mungkin terjadi. Untuk mengatasi ini, kita harus memiliki trading plan yang mengatur entry dan exit point. Berikut contoh false breakout dengan menggunakan saham BBRI. Pada chart sudah terlihat menembus batas toleransi. Namun yang terjadi adalah ternyata harga … Read more

Sharing is caring:

Batas Toleransi Valid Break

Untuk meredam bad signals (whipsawas) kadang diperlukan batas toleransi sebelum harga yang melewati suatu garis dinyatakan penembusan (valid break). Umum digunakan untuk trendline. Batas toleransi yang digunakan umumnya 0.5% – 5% tergantung time horizon yang digunakan. Batas toleransi juga bersifat subyektif, tergantung tingkat agresif atau konservatif dari trader. Selain itu perlu memperhitungkan riwayat pergerakan hara … Read more

Sharing is caring:

Support dan Resistance

Garis support adalah level dimana harga cenderung akan naik. Garis resistance adalah level dimana harga cenderung akan turun. Dapat dibayangkan harga itu seperti bola dipantulkan keatas dan bawah didalam ruangan, dengan lantai sebagai support dan atap sebagai resistance. Garis support dibuat dengan menarik garis datar dari titik terendah yang sudah terjadi. Garis resistance dibuat dengan … Read more

Sharing is caring: