Sebelum menjelaskan maksud dari blockchain, ada baiknya kita memahami dahulu tentang centralized dan distributed ledger, karena blockchain adalah jenis teknologi yang digunakan oleh distributed ledger.
Saat ini, banyak informasi yang dikelola oleh satu entitas terpusat (centralized). Karena kita akan membahas teknologi blockchain yang diaplikasikan ke mata uang, contoh paling sederhana adalah perbankan.
Anda memiliki tabungan di Bank X, semua data transaksi akan dikelola oleh Bank X. Kita mempercayakan pihak bank untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan transaksi yang terjadi.
Dengan teknologi blockchain memungkinkan perubahan dari centralized menjadi decentralized. Dan diharapkan kedepannya menjadi distributed.
Jadi setiap orang dapat berpartisipasi dalam memanage data.
Pengertian Distributed Ledger
Ledger sendiri adalah buku besar, yang berisi data pergerakan asset.
Saat ini, ledger dimaintain oleh satu pihak terpusat, contoh bank, perusahaan kartu kredit atau perusaahaan finance lainnya.
Keuntungan dari centralized ledger adalah, data integritas dapat dijaga dengan akses hanya untuk authorized user. Lokasi data diketahui, jadi mudah dan cepat untuk diakses.
Sedangkan distributed ledger tidak bergantung pada satu pihak terpusat, data ledger dimaintain berdasarkan persetujuan diantara pesertanya.
Untuk memastikan data integritas pada distributed ledger digunakan Public/Private key cryptography.
Sama dengan centralize ledger, karakteristik transaksi pada distributed ledger harus:
- Atomic : perubahan dilakukan pada ledger atau tidak sama sekali.
- Durable: Data harus persist dalam sistem dan transaksi tidak bisa dibatalkan.
- Consistent: Data hanya boleh diubah oleh authorized user.
Pada distributed ledger, akses data memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan centralized ledger. Karena seluruh perserta harus setuju dengan state dari ledger.
Dan umumnya transaksi terbaru, belum terdaftar diseluruh peserta. Perlu waktu untuk melakukan sinkronisasi data.
Sebuah ledger dikatakan distributed ledger jika ledger tereplikasi dengan aman dan tersebar secara geografis. Dan memiliki fitur distributed ledger yaitu:
- Memiliki mekanisme konsensus
- Peer-to-peer protocols
- Cryptographic
Teknologi Blockchain adalah tipe dari distributed ledger dengan menggunakan block yang memiliki mekanisme keamanan untuk menjaga informasi.
Pada modul selanjutnya kita akan membahas lebih mendalam tentang teknologi yang digunakan dalam blockchain yaitu mekanisme konsensus.