Browser automation adalah proses mengontrol browser (headless browser) menggunakan code (dalam hal ini menggunakan node.js).
Contoh headless browser
- Puppeter, di-develop oleh Google.
- NightmareJS, di-develop berdasarkan electron browser.
Keunggulan Headless Browser Automation
- Lebih mudah dipahami
- Lebih mudah dalam membuat code
- Ukuran code umumnya lebih kecil dibanding menggunakan HTTP request object.
Kekurangan Headless Browser Automation
- Ada keterbatasan dari engine headless browser yang digunakan
- Lebih lambat dibandingkan menggunakan HTTP request object.
Kapan Menggunakan Headless Browser
- Tidak ada masalah dengan bandwidth dan network traffic.
- Website target di render dinamis.
- Kecepatan scrapping tidak menjadi pertimbangan.
- Perlu membuat scrapper secara cepat dan mudah.
- Tidak ingin melakukan network inspection.