RFM adalah singkatan dari Recency, Frequency dan Monetary.
Analisis RFM adalah metoda analisis untuk mengurutkan dan mengelompokkan pelanggan secara kuantitatif berdasarkan Recency, Frequency, dan Monetary dari transaksi terakhir mereka untuk mengidentifikasi pelanggan terbaik dan melakukan kampanye pemasaran yang ditargetkan. Sistem menetapkan skor numerik setiap pelanggan berdasarkan faktor-faktor ini untuk memberikan analisis yang objektif. Analisis RFM didasarkan pada prinsip pareto bahwa “80% bisnis Anda berasal dari 20% pelanggan Anda.”
Pendekanan RFM secara umum adalah:
- Recency: kapan terakhir customer belanja.
- Frequency: Seberapa sering customer berbelanja.
- Monetary: berdasarkan sales (Price * Quantity of Frequency)
Pendekatan ini menurut pendapat kami overlaping, karena monetary menggunakan elemen frequency yang sudah didefinisikan sebelumnya.
Pada tutorial kita akan menggunakan pendekatan berbeda, yaitu:
- Recency: kapan terakhir customer belanja.
- Frequency: Seberapa sering customer berbelanja.
- Monetary: berdasarkan basket (nilai belanja rata-rata).
Elemen RFM sangat terbatas, kita dapat menambahkan elemen lain dalam proses analisa, seperti:
- Churn atau customer retention.
- Time horizon, fokus pada jangka waktu tertentu, misalnya 30 hari terakhir tahun lalu. Ini berarti Recency dan monetary lebih fokus pada waktu terdekat.
- Menggunakan keuntungan rata-rata per order dibandingkan rata-rata per basket.
Cara Kerja RFM

Pada contoh digunakan quartile, Anda dapat membagi menjadi 3 bagian atau 5 bagian, keputusan ditangan Anda.
- Frequency, makin atas makin besar nilainya.
- Recency, semakin dekat waktu belanja, semakin besar nilainya, karena semakin minim recency berarti paling dekat waktu pembelanjaannya.
- Monetary, makin besar nilai belanjanya makin besar nilai dari monetary.
- Final values, akan berkisar dari nilai dari 3 (nilai minimum adalah 1, terdapat tiga elemen) dan nilai maksimum 12 (nilai maksimum adalah 4 untuk masing-masing elemen).
Anda dapat memberikan nama dari setiap segmen, pada contoh diatas menggunakan nama metal Platinum, Gold, Silver dan Bronze. Anda dapat menggunakan penamaan yang relevan dengan bisnis Anda.
Anda juga dapat melakukan analisa non agregat seperti diatas, misalnya, menganalisa customer yang memilik ranking tinggi untuk frequency dan monetary, namum melakukan pembelanjaan dalam waktu dekat.
FInal values diatas hanya contoh, Anda dapat customize sesuai tujuan dari analisa.