Library finance yang digunakan dalam tutorial ini adalah
- numpy
- pandas
- matplotlib
- math
- random
- statsmodel
- pandas_datareader
Sementara untuk data saham, sumber yang digunakan pada tutorial ini adalah Yahoo Finance. Digunakan data Yahoo karena, support foreign stock data, market indices data, support Python 2 dan 3.
Import Data dari Yahoo
Untuk import data dari Yahoo, library yang digunakan adalah pandas_datareader. Agar code lebih jelas, objek pandas_datareader kita definisikan sebagai wb.
Gunakan method wb.DataReader untuk mengambil data dengan parameter:
- Kode saham, contoh: ADRO.JK untuk PT. Adaro Energy.
- data_source, adalah pihak penyedia data, pada contoh adalah yahoo.
- start, adalah tanggal awal data akan diambil, untuk saham Indonesia umumnya hanya ada mulai tahun 2015. Format adalah yyyy-m-d
import numpy as np
import pandas as pd
from pandas_datareader import data as wb
ADRO = wb.DataReader('ADRO.JK', data_source='yahoo', start='2010-1-1')
Data yang diperoleh adalah data transaksi harian dengan kolom data: high, low, open, close, volume dan adj close.

ADRO.info()
<class 'pandas.core.frame.DataFrame'>
DatetimeIndex: 1293 entries, 2015-04-15 to 2020-06-02
Data columns (total 6 columns):
High 1293 non-null float64
Low 1293 non-null float64
Open 1293 non-null float64
Close 1293 non-null float64
Volume 1293 non-null int64
Adj Close 1293 non-null float64
dtypes: float64(5), int64(1)
memory usage: 70.7 KB
Dengan menggunakan fungsi info, kita bisa lihat kondisi data. Dapat dilihat bahwa data terdiri dari 6 kolom, dan tidak ada missing data.
Anda bisa simpan data yang sudah didownload dengan menggunakan perintah to_csv().
ADRO.to_csv('ADRO.csv', sep=';')