Membuat Sales Page

Langkah Membuat Sales Page

Berikut langkah-langkah membuat sales page

  1. Identifikasi visitor awareness (melalui survey/pool)
  2. Tentukan Unique Value Proposition
  3. Gali hasil survey, pools untuk mendapatkan pesan yang berisi motivation, value dan anxiety.
  4. Mulai membuat draft untuk sales page dengan memasukan message yang dominant hasil message mining pada modul sebelumnya. Anda bisa gunakan template dibawah:

Tips:

  • buat copy dengan second-person narative, yaitu menggunakan kata ganti Anda.
  • Identifikasi area mana yang dapat diperkuat dengan bukti/testimoni
  • Tidak semua bagian dari template harus digunakan, Anda bisa menyoroti seksi tertentu, dan mengurangi seksi tertentu. Anda juga perlu melakukan testing untuk mengetahui format akhir mana yang tepat.

Template untuk membuat draft sales page

NAVIGATION MENU, IF APPLICABLE



UVP / Desired Outcome

Primary CTA+Incentive
	
Relevant Proof/Trust points/Testimonials?


________________________________________

MOTIVATION-MATCHING SECTION

Highlight Key Pain Points/Problems & Desired Outcomes


Relevant Proof/Trust points/Testimonials?


________________________________________

VALUE-DEMONSTRATION SECTION

Introduce Solution


Primary Value/Benefit


Secondary Value/Benefit


Additional Value/Benefits


Relevant Proof/Trust points/Testimonials?


________________________________________

SKEPTICISM-ADDRESSING SECTION

Reassurance 1


Reassurance 2


Reassurance 3


Relevant Proof/Trust points/Testimonials?


________________________________________

CLIMAX SECTION (SUMMARIZE THE OFFER, with CTA)


________________________________________

ADDRESS ADDITIONAL OBJECTIONS (FAQ)


________________________________________

REPEAT FINAL CTA, WITH KEY REASSURANCES IF NEED BE 

TIPS Sales Page Copy

Berikut beberapa tips penting saat membuat sales page copy

  1. Jelas, sampaikan dengan jelas dan eksplisit maksud Anda. Karena kejelasan lebih baik daripada persuasi. Jika Anda tidak menyampaikannya, pembaca Anda tidak akan mengetahuinya. Sampaikan apa yang perlu diketahui calon pembeli Anda.
  2. Sesuai dengan pola pikir pembaca, headline dengan pesan yang sesuai dengan pola pikir pembaca akan lebih baik daripada pesan hanya mengandalkan “trik persuasif”. Menyesuaikan headline biasanya berdasarkan pesan yang digunakan pada iklan. Jika Pengunjung mengclick iklan Anda karena pesan pada iklan tersebut, Anda perlu gunakan pesan tersebut pada headline.
  3. Sajikan value dari produk Anda. Anda dapat gunakan list berisi manfaat dari produk dan bagaimana produk Anda menyelesaikan masalah. Buktikan dengan data (bila tersedia) dan testimoni.
  4. Gunakan bukti yang terukur (bila memungkinkan). Contoh: daripada “Produk Kami sudah mendapat ribuan review”, akan lebih baik “Produk kami sudah mendapatkan 823 review bintang lima”. Denga spesifik dan terukur, walaupun hasil review sediktit namunlebih dapat dipercaya.
  5. Jangan hanya berbicara, tapi gambarkan. Tips, membaca novel bermutu atau melihat standup commedy dapat Anda melatih dalam menggambarkan sesuatu. (bukan berarti sales copy akan berisi lelucon).
    • Gunakan “word picture”, kata-kata yang dapat membuat pembaca melihat, mendengar, mencium atau merasakan. Biasanya berupa analogi dan metafora.
    • Ganti kata benda umum dengan kata benda spesifik.
    • Ganti kata sifat generik dengan kata sifat yang jelas.
    • Ganti kata kerja yang lemah dengan yang lebih “nendang”, gunakan yang lebih memiliki emosi.
    • Panggil pembaca Anda dan sebutkan apa yang mereka butuhkan.
  6. Tunjukan dan sampaikan (sangat penting, terutama sales page pada web). Calon customer perlu memahami apa yang Anda sampaikan untuk melakukan suatu tindakan.
  7. Singkirkan bagian yang tidak berguna. Jika copy tidak menunjukan motivasi, menyampaikan value, membuktikan claim, menyelesaikan anxiety atau menambahkan sesuatu yang otentik dan spesik, Buang!
Sharing is caring: