Membuat Value Proposition yang Unik

Pendahuluan

Jika kembali melihat MEC’s Lab heuristic formula, value proposition memiliki bobot penting, setelah motivasi.

C = 4M + 3V + 2(I-F) - 2A

Sementara Motivasi adalah sesuatu yang tidak dapat kita kendalikan, karena itu datang dari persona yang berinteraksi dengan produk atau service Anda. Lain halnya dengan Value Proposition, adalah sesuatu yang dapat kita kendalikan.

Value proposition sering disampaikan sebagai pertanyaan:

  • Apa manfaat yang ditawarkan untuk customer?
  • Mengapa customer memilih Anda (dibandingkan kompetitor)?

Jika Anda berusaha mendapatkan evaluasi value propositon dari rekan kerja, atau mereka yang terlibat langsung dengan produk, akan sulit mendapatkan feedback yang tepat. Mereka cenderung akan antusias dan menyetujui value proposition yang Anda buat.

Untuk dapat menjawab pertanyaan diatas, Anda perlu menerapkan pola berpikir skeptis. Bayangkan Anda sedang menawarkan pada satu persona yang skeptis terhadap produk Anda. Jika value proposition Anda dapat membuat mereka tertarik dan membeli produk Anda, Anda berhasil membuat value proposition yang tepat.

Anda dapat lakukan stress test pada value proposition yang dibuat dengan bertanya “terus kenapa?”, kemudian buktikan.

Building Block Unik Value Proposition

Berikut building block dalam membuat value proposition yang unik

Value proposition yang unik dan terbaik, akan berada pada irisan dimana ketiga lingkaran diatas bertemu.

Skenario Value Proposition yang Unik

Ada dua skenario, yaitu:

  • Produk niche/baru, umumnya memiliki karakteristik: belum ada /sedikit customer, rendah atau tidak ada traffic, bisnis model yang belum terbukti, customer awareness rendah. Value proposition akan banyak berbicara dalam ruang masalah yang dihadapi customer.
  • Produk yang established, umumnya memiliki karakteristik: aktif customer, medium/high traffic, bisnis model sudah terbukti, customer awareness tinggi. Value proposition akan lebih berkonsentrasi menunjukan mengapa Anda berbeda dari produk lainnya.

Strategi Membuat Value Propostion yang Unik

Untuk produk niche/baru

Produk niche/baru seperti sudah dibahas diatas, tingkat awareness rendah, jadi tidak dapat melakukan interview atau survey customer. Anda perlu menemukan value propositon melalui internal brainstorming atau berdiskusi dengan tim Anda.

Berikut langkah-langkah saat melakukan brainstorming:

  1. Buat daftar Fitur penting dari produk.
  2. Tentukan mana fitur yang unik.
  3. Buat daftar customer pain point untuk masing-masing fitur.
  4. Definisikan hasil yang diharapkan dari setiap pain point.
  5. Beri score untuk pain dan hasil yang diharapkan berdasarkan frekuensi dan tingkat pain yang sulit.
  6. Buat top score pain dan hasil yang diharapkan menjadi value proposition yang unik.
  7. Score value proposition, pilih yang terbaik.

Untuk produk established

Karena customer awarenes umumnya sudah tinggi, strategi untuk value proposition akan berkonsentrasi pada keunikan fitur produk, apa yang membedakan Anda dari kompetitor.

Sharing is caring: