Pine Script Variable

Pendahuluan

Sama seperti konsep programming lainnya, variable adalah tempat kita menyimpan data yang berguna untuk keperluan logika program.

Untuk memberi nama variable terdapat aturan seperti berikut:

  • Menggunakan character A-Z atau a-z.
  • Dapat menggunakan tanda underscore “_”.
  • Dapat menggunakan digits, dengan aturan tidak boleh pada awal nama variable.
  • Case sensitive

Perhatian: Aturan diatas berlaku juga dengan user defined function.

Berikut contoh penamaan variable

//penamaan variable VALID
namavar = 1
NAMAVAR = 1
NamaVar = 1
NamaVar1 = 1
_namavar = 1
nama_var = 1

//penamaan variable INVALID
1namavar = 1 // error, diawali angka
nama!var = 1 // error, karena menggunakan special character (hanya diperbolehkan _).

Tipe Variable dan Assignment

Pine script mendukung tipe variable berikut:

  • Integer, angka bulat, contoh : 5, 8, 101
  • Floats, angka decimal, contoh: 102.4
  • Strings, untuk teks, contoh: “Hallo”
  • Bool, untuk true or false.
  • Color, warna, dapat mengunakan format hexadecimal #ff0000 atau enum yang disediakan pine script contoh: color.yellow.
  • Line dan label (fungsi dari pine script).
  • Plot dan hline (fungsi dari pine script).
  • na, not available, atau nilai null.

Berikut contoh assign variable dalam pine script:

stringvar1 = "halo"
stringvar2 = 'halo'
stringvar3 = "Jum'at"

intvar = 1
floatvar = 1.2
bigfloat_var = 6.1e23
tinyfloat_var = 1.6e-19

boolvar1 = true
boolvar2 = false

colorvar1 = color.yellow
colorvar2 = #FF0000

Contoh penggunaan variable tipe plot

Plot adalah fungsi untuk menampilkan kedalam chart. Alasan digunakan variable untuk menyimpan fungsi plot adalah diperlukan proses manipuliasi berikutnya, pada contoh, digunakan fungsi fill yang akan mengisi area antara plot1 dan plot2.

plot1 = plot(open, color=color.green)
plot2 = plot(close, color=color.red)
fill(plot1, plot2, color=color.new(color.yellow, 50))

Contoh Penggunaan Variable tipe hline

Sama seperti perintah plot, hline adalah fungsi untuk menampilkan garis horizontal. Perlu disimpan kedalam variable agar dapat digunakan oleh fungsi fill().

plot(close)
h1 = hline(100)
h2 = hline(1000)
fill(h1, h2, color=color.new(color.yellow, 90))

Perhatian: penggunaan variable untuk tipe plot atau hline atau lainnya tidak diwajibkan. Syntax dibawah tetap valid, namun menjadi lebih sulit dibaca saja.

plot(close)
fill(hline(100), hline(1000), color=color.new(color.yellow, 90))

Menggunakan na

Untuk assign value na, tipe variable perlu di deklarasikan dengan jelas karena Pine Script adalah static type, artinya compiler perlu mengetahui tipe dari variable, sementara value na adalah tidak memiliki type.

varna1 = na //akan terjadi error

int varna2 = na //cara assign na pada variable

Perhatian, jika ingin mengubah isi variable yang sudah didefinisikan, harus digunakan tanda :=

stringvar1 = "halo"
stringvar1 := "hallo"

Built-in Variable

Pine script menyediakan built-in variable yang berkaitan dengan symbol, price-volume, time frame, bar states dan strategy related information.

Untuk informasi lengkap lihat di https://www.tradingview.com/pine-script-docs/en/v5/language/Built-ins.html#built-in-variables

Atau dengan mengclick menu pada pine script editor, dan pilih Pine Script Reference.

Sharing is caring:

Leave a Comment