Marketers menggunakan ROI dan ROAS untuk menentukan tingkat keberhasilan marketing campaign.
Menghitung ROI
ROI adalah ukuran keuntungan yang dihasilkan dari marketing campaign. Lebih khusus lagi, ini adalah rasio pendapatan bersih, atau uang yang dihasilkan, terhadap investasi, atau uang yang dibelanjakan.
ROI dapat dihitung dengan dua cara:
Cara 1
ROI = (sales growth - marketing cost) / marketing cost
Sales growth adalah pertumbuhan positif dari penjualan dibandingkan penjualan periode sebelumnya. Contoh: Jika sales growth adalah 200.000 dan biaya marketing adalah 55.000, maka ROI adalah (200.000 – 55.000) / 55.000 = 2,6.
Jika ROI 1 sebagai titik impas, atau ketika pertumbuhan penjualan sama dengan biaya pemasaran, ROI yang lebih besar dari 1 berarti Anda memperoleh keuntungan. Semakin tinggi ROI, semakin besar keuntungannya.
Cara 2
Cara kedua untuk mengukur ROI adalah menggunakan customer lifetime value (LTV).
LTV adalah pendapatan rata-rata yang dihasilkan per pelanggan selama periode waktu tertentu.
Google analytics 4 melaporkan LTV untuk pengguna yang diperoleh melalui saluran berbeda selama rentang tanggal akuisisi yang ditentukan, hingga 120 hari. Ini memungkinkan Anda memantau perilaku pelanggan selama beberapa bulan untuk mengamati efek kampanye pemasaran.
Anda dapat lihat LTV di acquisition overview report. Tren LTV yang naik menunjukkan peningkatan ROI.
Menghitung ROAS
ROAS adalah angka yang dihitung sebagai pendapatan yang dihasilkan dibagi dengan jumlah yang dibelanjakan untuk iklan.
Performance goals dibuat dari dan terkait dengan sasaran pemasaran dan bisnis tingkat tinggi. Target ROAS untuk saluran digital biasanya ditetapkan relatif terhadap ROAS tingkat kampanye secara keseluruhan di berbagai media.
Sasaran pemasaran ROAS 5:1 biasanya menghasilkan sasaran performa ROAS terkait untuk setiap saluran, misalnya ROAS 3:1 untuk searchs ads dan ROAS 4:1 untuk displays ads. Hasil ROAS masing-masing channel berkontribusi untuk ROAS secara keseluruhan pada semua media.
Jika ROAS tidak mencapai target, ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan:
Menambah durasi campaign.
Mengukur konversi adalah proses yang berfluktuasi. ROAS dapat lebih rendah dari target karena fluktuasi di pasar. Fluktuasi ini mungkin di luar kendali Anda, jadi bersabarlah. Praktik yang baik adalah mengevaluasi ROAS setelah minimal 50 konversi dilaporkan.
Tetapkan target ROAS menurut grup produk daripada menggunakan ROAS keseluruhan.
Misalkan sebuah toko pakaian menjual gaun malam, gaun, tuksedo, dan jas serta menginginkan ROAS keseluruhan 4:1 tetapi pada awalnya tidak dapat mencapai sasaran tersebut. Alih-alih tetap menggunakan ROAS sebagai target keseluruhan, bagi target berdasarkan grup produk seperti pakaian formal dan kasual.
ROAS berdasarkan grup produk dapat memberikan pengukuran yang lebih akurat untuk keberhasilan kampanye.
Tinjau bagaimana target ROAS ditetapkan.
Jika ROAS tidak didasarkan pada ROAS dari kampanye sebelumnya atau didasarkan pada margin yang terlalu optimis, Anda dapat mengatur ulang target ROAS ke angka yang lebih realistis berdasarkan data yang Anda miliki sekarang.
Jika mungkin, Anda dapat menyesuaikan strategi bidding otomatis. Ini dapat dilakukan hanya untuk kampanye otomatis.