Pada modul ini akan dibahas bagaimana Google Analytics (GA) mengumpulkan informasi.
Dimulai dari Event, Suatu event menyebabkan pengumpulan data terjadi di GA. Ada 3 macam event, yaitu:
- Otomatis
- Enhanced measurement
- Enabled Programmaticaly
Ketika property GA 4 dibuat, beberapa events diaktifkan secara otomatis untuk mengumpulkan informasi, termasuk properti user dasar, actions yang dilakukan oleh user dan informasi session.
Contoh dari events yang diaktifkan otomatis adalah first visit, yaitu dimana pertama kali user mengunjungi website, dan sesseion start, dimana user terlibat dengan website.
Events lainnya dapat diaktifkan melalui enhanced measurement feature. Contohnya adalah:
- page view, ketika sebuah halaman dibuka
- file download, ketika user menekan link untuk sebuah file
- view search results, ketika user melakukan pencarian dalam sebuah site.
Type event lainnya adalah Event yang aktif lewat program yang dibuat web developer. Contoh:
- share, Ketika user membagikan konten.
- add to cart, Menambahkan item ke keranjang belanja.
- purchase, ketika user menyelesaikan proses belanja.
Sebagai tim marketing, kemungkinan besar, membuat event programmaticaly bukan tanggung jawab Anda. Namun Anda perlu tahu dimana untuk mencearinya.
Buka akun GA Anda atau akun GA, demo tekan icon configure pada panel navigasi dan pilih menu “Events”

List events akan tampil seperti gambar berikut.

Setiap events terasosiasi dengan dimensions. Dimensi adalah atribut atau karakteristik dari suatu event yang menentukan metrik yang dikumpulkan.
Anda dapat menggunakan dimensions untuk mengumpulkan data bagaimana users sampai ke website atau app. Contoh, apakah mereka sampai melalui search engine atau menekan link dalam email.
Dimensions juga mengumpulkan informasi devices yang digunakan.
Terdapat juga custom dimensions. Contohnya ketika UTM tags digunakan dalam URL.
UTM (Urchin Tracking Module), Berasal dari nama perusahaan software Urchin, yang pertama kali mengembangkan metoda ini. UTM adalah text tag yang ditambahkan kedalam URL untuk memonitor konten dari URL teresebut.
Berikut bagaimana cara kerja UTM untuk ad campaign :
http://www.example.com/disc unts/?utm_source=twitter.com&utm_campaign=clearance-sale
http://www.example.com/disc unts/?utm_medium=email&utm_campaign=clearance-sale
Pada contoh pertama, UTM source adalah sumber traffic dari discount page dan UTM campaign adalah nama dari campaign. Dalam hal ini UTM tag akan memonitor users yang mengclick link ke discount page dari Twitter.
Pada contoh kedua, UTM medium, akan melacak advertising medium, seperti email. Anda dapat memonitor medium lainnya dengan mengganti kata email dengan bentuk adevertising lainnya, misalnya newsletter.
Untuk melihat custom dimensions pada GA, tekan menu Configure, pilih “Custom definitions”.

Tentu Anda masih ingat, metric penting untuk brand awareness adalah jumlah shares dan impression.
Jika Anda menggunakan Google Analytics untuk membantu memantau brand awareness:
- Pastikan bahwa share event diaktifkan untuk melacak shared link.
- UTM source serta UTM campaign ditambahkan ke URL tersebut.
- Anda juga perlu mengkonfigurasi custom dimensions untuk UTM tags pada GA.
- Pastikan page view event diaktifkan untuk memonitor jumlah impressions.
Pada modul sebelumnya Anda sudah pelajari conversion rate metric penting untuk email campaign. Conversion rate adalah persentase penerima email yang menekan link daam email untuk melakukan pembelian.
Untuk memonitor conversion rate melalui GA:
- Buat purcahse event.
- Pastikan UTM medium dan UTM campaign tags ditambahkan ke URL yang dibagikan melalui email.
- Pastikan custom dimensions untuk UTM tags sudah dikonfigurasi pada GA.
Anda dapa melihat informasi campaign untuk traffic acquisition melalui menu Acquisition – Traffic Acquisition. Setelah report tampil, geser kebagian tengah report, pilih menu “Session medium” pada dropdown menu. Anda dapat lihat jumlah conversion untuk email.
Kemudian cari kolom Conversion, lalu pilih menu purchase. Anda dapat melihat jumlah conversion dari email.

Untuk menghitung conversion rate dari email campaign, bagi angka conversion untuk email dengan total angka conversion yang ditampilkan dengan huruf tebal pada kolom header conversions.
Ini merupakan contoh bagaiman metric dapat dikumpulkan untuk marketing campaign. Dengan menggunakan UTM dan custom dimensions, kita dapat melacak dampak sebuah campagin.
Perhatikan bahwa setiap persyaratan akan bervariasi menurut kampanye dan apa yang Anda lihat di Google Analytics akan bervariasi berdasarkan apa yang Anda ukur. Ini hanya contoh di demo.