Data binding menggunakan pendekatan Property binding dapat digunakan pada HTML attribute, directive dan component yang kita develop.
Untuk menggunakan property binding, attribute ditulis dalam square bracket “[ ]”.
[nama_attribute]
Kita gunakan component dari modul sebelumnya yaitu server.component.ts.
Skenarionya adalah, akan ditampilkan button dalam keadaan disabled. Setelah 2 detik, button akan otomatis enabled.
Pada file server.component.ts, tambahkan code dibawah.
import { Component } from "@angular/core";
@Component({
selector: 'app-server',
templateUrl: './server.component.html',
styleUrls: ['./server.component.css']
})
export class ServerComponent{
serverId: number = 1;
serverStat: string = 'online';
//code yang ditambahkan
allowNewServer: boolean = false;
constructor(){
setTimeout(()=>{this.allowNewServer = true;}, 2000);
}
//akhir code yang ditambahkan
getServerStat(){
return this.serverStat;
}
}
Kemudian buka file server.component.html, tambahkan element button.
Perhatikan, attribute disabled ditulis dalam square bracket. Setelah 2 detik nilai attribute akan diubah menjadi true.
<p>Server: {{serverId}} status: {{getServerStat()}}</p>
<button class="btn btn-primary" [disabled]="!allowNewServer">Add Server</button>
Sesuai ekspektasi, button akan berubah menjadi enabled setelah 2 detik.