Cara kerja dari component selector pada Angular mirip dengan css selector.
Menggunakan contoh dari modul sebelumnya, buka file app.component.ts.
import { Component } from '@angular/core';
@Component({
selector: 'app-root',
templateUrl: './app.component.html',
styleUrls: ['./app.component.css']
})
export class AppComponent {
title = 'My Angular Apps';
}
Kita dapat menggunakan selector dengan beberapa pendakatan,
- Element: bekerja seperti element html lainnya, pastikan elemen yang dibuat adalah unik.
- Class: Angular akan mencari element html dengan class yang didefinisikan pada selector.
- Attribute: Angular akan mencari element html dengan attribute yang didefinisikan pada selector.
Sebagai Element HTML
Jika decorator @component menggunakan selector element html seperti code dibawah, maka implementasi pada html template berupa html element tag.
selector: 'app-root'
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-xs-12">
<h1>APP Component</h1>
<hr>
<app-server></app-server>
</div>
</div>
</div>
Sebagai Attribute
Jika selector didefinisikan sebagai attribute, maka pada HTML template harus digunakan sebagai attribute dari element HTML. Contoh digunakan div.
selector: '[app-root]'
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-xs-12">
<h1>APP Component</h1>
<hr>
<div app-server></div>
</div>
</div>
</div>
Sebagai Class
Jika selector didefinisikan sebagai class, maka pada HTML template harus digunakan sebagai class dari element HTML. Contoh digunakan div.
selector: '.app-root'
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-xs-12">
<h1>APP Component</h1>
<hr>
<div class="app-server"></div>
</div>
</div>
</div>