Setelah anggaran dibuat, Anda dapat menentukan nilai penawaran untuk iklan. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, iklan di social media dijual dengan cara lelang. Anda melakukan maksimum penawaran untuk hasil yang ditargetkan, seperti click atau jumlah impressions atau maksimum budget per hari.
Saat Anda menyiapkan kampanye iklan di platform tertentu, Anda akan memilih strategi penawaran.
Strategi penawaran menginformasikan jumlah yang akan Anda bayarkan untuk setiap tindakan pengguna yang terkait dengan iklan. Terdapat banya pilihan strategi, berikut yang umum digunakan:
CPC atau Cost Per Click, Anda membayar ketika iklan di click. Jadi pengguna akan membaca iklan Anda, jika tertarik mereka mengclick untuk mempelajari lebih lanjut. Keuntungan dari CPC adalah cost-efektif, karena Anda baru membayar ketika seseorang mengclick iklan Anda. CPC cocok digunakan untuk meningkatkan traffic ke website.
CPA atau Cost Per Action, Anda membayar ketika seseorang menyelesaikan suatu tindakan. Sering disebut Cost Per Acquisition. CPA berfokus pada apa yang dikerjakan setelah seseorang mengclick iklan, seperti berlangganan newsletter, menonton video, melakukan pembelian atau tindakan lainnya.
CPA tidak meminta biaya dimuka. Iklan akan tetap muncul, dan Anda membayar jika tindakan yang diharapkan terjadi. Platform akan menampilkan iklan bagi orang-orang yang mungkin akan menyelesaikan tindakan yang Anda inginkan.
CPA cocok untuk meningkatkan conversion dan penghasilan. Anda juga bisa membandingkan performa CPA dari berbagai platform.
CPM atau Cost Per Thousand Impressions. Anda membayar untuk setiap seribu impressions iklan. Impression adalah ketika iklan ditampilkan pada target audience.
CPM cocok untuk meningkatkan brand awareness, menyampaikan pesan tertentu, dan meningkatkan engagement.
Dengan berakhirnya modul ini, tutorial Digital Marketing dan e-commerce Profesional – Social Media Marketing telah selesai. Semoga bermanfaat.