Menetapkan Goals dari Social Media Strategi

Sebelum memulai campaign, Anda perlu mengembangkan strategy. Social media strategi adalah panduan tentang apa yang akan dicapai, bagaimana mencapainya dan bagaimana Anda tahu hal tersebut sudah dicapai.

Langkah pertama dalam membuat social media strategi adalah menetapkan Goals.

Mengapa Harus Menetapkan Goals

  • Ada tanggung jawab, dengan menentukan goal, ada beban tanggung jawab untuk mencapainya.
  • Memandu dalam menentukan budget, setelah menentukan goal, Anda akan menentukan langkah untuk mencapainya dan menentukan biaya yang diperlukan untuk setiap langkah.
  • Untuk mengukur keberhasilan, menganalisa data yang terkait dengan goal berguna untuk mengukur performa atas usaha yang dilakukan dan dapat mengidentifikasi area yang bisa diperbaiki.

Social media marketing goals umumnya adalah, membangun brand awareness, mengelola reputasi brand, menghasilkan sales dan lead, meningkatkan engagment pada komunitas, meningkat traffic web dan mendapatkan customer dan wawasan tentang kompetitor.

Menentukan goals tergantung prioritas dari goal dari bisnis Anda. Goal social media harus seriring dengan objektif marketing pada tingkat perusahaan.

Setelah Anda menentukan goal dari social marketing strategy, gunakan SMART method yang akan membantu Anda mendefinisikan dan mengukur keberhasilan dari campaign.

SMART adalah singkatan dari Specific, Measurable, Attainable, Relevant, and Time-bound.

Specific

Menetapkan dengan jelas apa yang ingin dicapai dan kapan akan dicapai.

Misalnya Anda ingin meningkatkan brand awareness di social media. Goal seperti ini terlalu luas, sulit untuk menetapkan apa yang hendak dicapai. Apakah Anda menargetkan penambahan jumlah follower, atau meningkatkan jumlah likes, shares atau mentiions? Platform apa yang digunakan?

Dengan menjawab pertanyaan seperti diatas, membantu Anda menetapkan Goal yang specific.

Measureable

Sebuah goal disebut terukur jika anda menentukan objective yang harus dicapai. Sebuah goal dapat diukur jika Anda dapat menjawab pertanyaan seperti seberapa banyak dan kapan akan dicapai.

Agar goal dapat diukur, tentukan metric yang akan digunakan. Kembali menggunakan brand awareness goal, metric yang dapat digunakan adalah jumlah follower di Instagram.

Sebuah contoh goal yang dapat diukur adalah, menambah jumlah follower di instagram sebanyak 15% dari catur wulan sebelumnya.

Attainable

Dengan kendala yang ada, Goal realistik untuk dicapai.

Apakah ada kendala ketika Anda ingin menambah follower sebanyak 15%? misalnya tidak cukup waktu, budget kurang atau lainnya?

Perlu diingat, Anda juga perlu menetapkan goal yang cukup menantang agar ada perkembangan.

Relevant

Apakah masuk akal untuk mencapai goal tersebut?

Apakah goal sejalan dengan tujuan marketing goal pada tingkat perusahaan? Bagaimana dengan prioritas Goal yang relevant akan menguntungkan bisnis.

Contoh, jika perusahaan ingin menambah demographic anak muda, maka sangat masuk akal tujuan dari social media marketing adalah menambah follower di instagram, karena audience terbesar mereka berkisar dari umur 25-34 tahun.

Time-bound

Artinya goal harus memiliki deadline.

Dengan menentukan deadline, Anda akan menetapkan jadwal dan menentukan tahapan-tahapan yang diambil.

Jadi contoh goal akhir brand awareness menggunakan SMART akan seperti berikut:

Pada akhir catur wulan, menambah follower di Instagram sebanyak 15% dari catur wulan sebelumnya.

Sharing is caring: