Acquisition email bertujuan untuk mendapatkan customer baru, email ini merupakan bagian penting bagi pertumbuhan perusahaan dan merupakan bagian dari tahap awareness pada marketing funnel.
Acquisition email akan berusaha menarik minat calon pelanggan, mengubah mereka menjadi customer.
Salah satu rahasia email akuisisi yang baik adalah memberikan sesuatu kepada calon pelanggan Anda bahkan sebelum mereka tahu bahwa mereka menginginkannya. Contohnya Anda bisa menawarkan:
- Panduan yang bisa didownload
- Katalog produk
- Free trials
- Informasi baru atau informasi yang mendidik
- Informasi mengenai manfaat produk bagi mereka
Copy atau salinan adalah aspek penting yang menentukan keberhasilan campaing menggunakan acquisition email.
Acquisition email umumnya dikirimkan pada calon customer yang sudah pernah tertarik dengan brand atau pada calon customer yang sama sekali belum pernah berinteraksi dengan brand.
Menggunakan copy yang cerdas, unik, dan inklusif dapat menjadi pembuat perbedaan yang besar. Salinan email mengacu pada teks di body email dan subjek Anda.
Mari kita gunakan contoh, perusahaan kosmetik menawarkan email interaktif yang mengajak pelanggan untuk mencocokkan produk berdasarkan jenis kulit.

Aspek interaktif ini memberikan calon customer informasi ang berharga. Ada faktor personal pada email ini dan membantu mereka menindaklanjuti apa yang baru saja mereka pelajari dengan melakukan pembelian.
Email ini efektif karena menggunakan call-to-action yang jelas. Pada banner dituliskan penawaran diskon 10 persen jika melakukan pembelian sekarang dan terdapat button “Shop now” dimana membantu customer paham apa yang harus dilakukan.
Untuk baris subject, ditulis “Our number 1 most asked question,” berfungsi sebagai teaser, mendorong pihak yang tertarik untuk mengclick dan mencari tahu apakah pertanyaan tersebut sama dengan pertanyaan mereka.
Email diatas adalah taktik yang bagus untuk mendorong mereka membuka email Anda, yang akan membawa mereka semakin dekat menjadi customer.