Kesalahan Umum Email Marketing

Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam kampanye email marketing:

  • Broken link
  • Salah segment
  • Isi Email yang sudah ketinggalan atau tidak tepat
  • Kesalahan personalisasi
  • Typo

Broken link adalah hyperlink yang tidak mengarah website yang dimaksud. Jika Anda mengirim email dengan link untuk eksternal website dan ketika diclick, pengguna mendapatkan pesan error, umumnya page not found (404), berarti Anda mengalami broken link.

Cara terbaik adalah memeriksa terlebih dahulu setiap link yang akan dikirim, minta bantuan kolega untuk memeriksa.

Jika Anda mengirimkan email yang berisi link untuk internal website (website yang dimiliki perusahaan), Mungkin Anda bisa meminta bantuan pihak web admin untuk melakukan redirect. Hal ini bersifat teknis jadi perlu harus web admin yang melakukannya.

Salah Segment, Contohnya, Anda melakukan segmentasi berdasarkan data demographic, dan ingin mengirim email untuk umur 18-25 tahun, namun terjadi kesalahan dan dikirim ke umur 40-60 tahun.

Untuk mencegah hal ini, Anda perlu membuat proses kualiti kontrol (QC).

QC adalah proses di mana bisnis berusaha memastikan kualitas produk dipertahankan atau ditingkatkan.

QC termasuk membuat checklist untuk memastikan Anda menggunakan format, konten, tag personalisasi dan faktor lainnya dengan tepat.

Kesalahan Personalisasi, umumnya terjadi karena kurang familiar menggunakan tool email marketing. Hal ini dapat dicegah dengan terus belajar menggunakan tool tersebut. Selalu lakukan double cek sebelum mengirimkan email.

Isi email yang sudah ketinggalan atau tidak tepat. Untuk memperbaiki kesalahan ini, Anda harus mengirimkan email followup, siapkan template untuk email permohonan maaf agar Anda dapat segera mengirimkan email followup.

Contohnya, email promosi suatu produk, padahal stok produk sudah habis. Anda perlu segera mengirimkan email followup berisi permohonan maaf, pastikan gunakan nada yang tulus, Anda bisa jelaskan permasalahannya dan bila memungkinan tawarkan kompensasi, misalnya memberikan diskon 10% untuk semua item untuk hari ini saja.

Typo, kesalahan yang paling sering terjadi. Typo dapat menurunkan kredibilitas Anda dan sangat berbahaya jika terjadi pada personalization tags. Contohnya, Anda ingin mengirimkan email untuk Budi, namun karena typo pada personalisasi tag menjadi [fist name].

Untuk mencegah typos, kesalahan gramar dan personalization tag, lakukan automated spellcheck contoh Grammarly. Melakukan QC dengan proofreading.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah sistem dari penerima email, menganggap email Anda spam. Ini bisa terjadi karena Anda tidak mematuhi undang-undang terkait spam atau karena email Anda terlihat seperti spam. Email dengan image yang terlalu banyak atau terlalu besar umum dikategorikan sebagai spam. Anda dapat coba mengirim email untuk diri sendiri untuk memastikan tidak berakhir di spam.

Sharing is caring: