Seperti yang sudah dibahas pada modul sebelumnya, metrik adalah pengukuran kuantitatif yang digunakan untuk melacak dan mengevaluasi perkembangan terhadap bisnis obyektif.
Pada modul ini kita akan bahas metrik yang umum digunakan untuk email marketing:
Open Rate
Adalah persentase pengguna yang membuka email. Cara hitungnya adalah:
jumlah pengguna membuka email / jumlah pengguna yang menerima email
Metrik open rate penting, karena mengindikasikan keterlibatan subscriber. Open rate tinggi menunjukan subject line yang dibuat efektif, sementara open rate rendah menunjukan perlu perbaikan pada subject line.
Beberapa perusahaan tidak terlalu memperhatikan metrik open rate, mereka lebih memperhatikan bagaimana subscriber terlibat setelah email dibuka.
Click to Open Rate
Adalah persentase penerima email yang menekan satu atau lebih link dalam email dari jumlah total pembukaan unik. Formulanya adalah:
total clicks / jumlah pembukaan unik
Metrik ini umum digunakan dalam AB testing, dimana 2 versi email dikirimkan secara bersamaan untuk mengetahui versi mana yang mendapatkan respon positif.
Umumnya marketing memberi perhatian khusus untuk metrik ini.
Unsubscribe rate
Adalah persentase penerima email yang unsubscribe setelah membuka email. Formula yang digunakan adalah:
jumlah unsubscribe / jumlah email yang dikirimkan.
Metrik ini penting karena menunjukan apakah konten yang dikirim disukai subscriber atau tidak.
Conversion Rate
Adalah persentase penerima email yang mengclick link dalam email dan melakukan tindakan yang diharapkan, seperti melakukan pembelian. Formula conversion rate:
jumlah conversions / jumlah clicks
Conversion rate akan menjawab pertanyaan, Apakah audience melakukan tindakan yang diharapkan. Nilai conversion rate yang tinggi penting, ini berarti perusahaan menjual produk atau service lebih banyak.
Bounce Rate
Adalah persentase email yang dikirim namun tidak sampai di inbox penerima. Formulanya adalah:
(total bounce email / jumlah email dikirim) * 100
Umumnya bounce rate bervariasi dan dapat berubah. Untuk mengetahui performa, periksa industri standard Anda. Jika bounce rate lebih tinggi dari industri standar, Anda perlu melakukan investagasi.
Bounce email terjadi karena alamat salah atau alamat tidak aktif. Alamat salah bisa jadi disebabkan kesalahan waktu melakukan import email list atau user salah memasukan alamat.
Untuk mencegah bounce rate yang tinggi, verifikasi domain Anda, pastikan tool otomasi up-to-date dan bekerja dengan baik, hapus email list secara periodik, agar email yang tidak aktif tidak disertakan pada import berikutnya dan pastikan Anda memiliki ijin dari subscriber untuk mengirim email.
Complaint Rate
Adalah persentase yang dikirim penerima ke mailbox providers karena menerima email dari Anda. Formula complain rate adalah:
jumlah complaint / total message yang dikirimkan
Sebagian besar pakar menyetujui standar industri sekitar 0,01 persen atau satu keluhan per 1.000 email
Metrik ini membantu mengukur seberapa bahagia pelanggan Anda. Dalam melayani mereka, pastikan Anda tidak menyinggung perasaan mereka atau membuat kesalahan.
ROI
Adalah perbandingan uang yang dihasilkan dengan uang yang dikeluarkan. Formulanya adalah:
(total pendapatan / total biaya) * 100
Contoh, pendapatan perusahaan pada email campaign pertama adalah 800, sementara biaya adalah 200. Maka ROI adalah 400%.
ROI adalah metrik penting untuk mengetahui apakah strategi email marketing produktif atau tidak. Pada email marketing, ROI umumnya tinggi, karena biaya yang dikeluarkan cenderung rendah.
Perhatian, perhitungan ROI umumnya untuk jangka panjang, biasanya bulanan, caturwulan atau tahunan.
Pada modul sebelumnya pernah dibahas email marketing memiliki rata ROI 42:1, jika ROI Anda tidak setinggi ini, jangan berkecil hati. Karena setiap situasi berbeda, mungkin Anda lebih fokus melacak metrik lainnya.
Selain itu pendapatan tergantung dari beberapa faktor, seperti volume penjualan, rata-rata nilai order, website conversion rate dan lainnya. Oleh karena itu, masing-masing perusahaan akan memiliki return margin email marketing yang berbeda.
List Growth Rate
Adalah ratio pertumbuhan email list. Formulanya adalah:
(jumlah subscriber baru - jumlah unsubscriber) / jumlah total alamat email dalam list * 100
List growth rate yang tinggi menunjukan subscriber menyukai email Anda. Selain itu pertumbuhan email list, dapat berefek ke peningkatan volume penjualan dan ROI yang lebih tinggi.
Forwared Rate
Adalah persentase pengguna yang membagikan email ke pengguna lainnya, dapat ke sosial media atau email forward. Perhitungan forward rate adalah:
jumlah forwards atau shares / jumlah email yang dikirimkan
Makin besar forward rate, makin banyak lead yang dibuat.