Welcome email dikirimkan ke customer atau subscriber baru.
Bayangkan jika Anda menerima seseorang yang baru pertama kali datang ke rumah Anda. Bagaimana Anda akan melakukannya? Mungkin menawarkan minum atau cemilan. Anda akan melakukan pertimbangan agar orang tersebut merasa diterima. Begitu juga dengan welcome email.
Welcome email ada pada tahap consideration pada marketing funnel, dimana pengguna sudah berinteraksi dan tertarik dengan brand Anda. Pada tahap ini, mereka ingin mendapatkan informasi lebih lanjut.
Ketika membuat welcome emails, coba jawab pertanyaan seperti Apa yang ingin diketahui orang-orang mengenai brand? Aspek mana dari identitas bisnis yang perlu disertakan?
Welcome email perlu memiliki nada yang mengundang dan membuka percakapan dan berisi ringkasan singkat yang menjelaskan keunikan brand dan menyampaikan brand story.
Selain itu, perlu juga menambahkan call-to-action, tindakan yang diharapkan bisa apa saja, misalnya mengajak mereka membeli produk atau link ke landing page untuk membuat akun.
Apakah call-to-action terasa halus atau lebih langsung, bergantung pada apa yang lebih sering dilakukan pelanggan Anda.
Biasanya perusahaan akan mengirimkan welcome email untuk mengucapkan terima kasih untuk pembelian pertama atau melakukan subcribe pertama kali.
Welcome email juga umum dikirimkan ketika pengguna mendownload aplikasi, dimana isinya akan mendorong mereka untuk menggunakan aplikasi.
Kadang Anda juga bisa menggunakan welcome email untuk mendorong pengguna membeli produk dengan menyertakan kode diskon.