Accessible artinya konten email dapat diakses siapa saja termasuk orang dengan disabilitas. Pada modul ini akan dibahas pembuatan email untuk mereka yang memiliki ganguan penglihatan dan pendengaran.
Email yang tidak dibuat dengan pemikiran mendukung aksesbilitas kemungkinan akan gagal menyampaikan informasi visual atau auditory. Contoh, email dengan konten video dengan narator menyampaikan infromasi, bila Anda tidak menyiapkan caption, maka pengguna dengan gangguan pendengaran tidak bisa memahami email Anda. Selain itu, caption juga bermanfaat untuk lingkungan yang tidak memungkinkan mendengar suara, seperti lingkungan ribut (kafe pinggir jalan misalnya) atau di perpustakaan dimana kita tidak boleh ribut,
Orang dengan disabilitas biasanya menggunakan bantuan teknologi untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Contohnya, menggunakan screen reader untuk membaca isi email.
Screen reader akan mengidentifikasi code yang terhubung dengan element seperti headers, images atau links dan membacakan deskripsi yang disediakan agar orang dengan gangguan penglihatan bisa mengetahui isi email. Contoh adalah menggunakan alt text.
Alt text adalah deskripsi singkat untuk image dengan tujuan membantu orang dengan gangguan penglihatan mengetahui isi gambar tersebut. Alt text tidak akan ditampilkan secara visual, hanya akan dibaca oleh screen reader.
Tips mendesain accessible email
Formating
- Pertimbangkan saat mengatur header. Header memiliki kode tak terlihat yang disebut tag header. Saat screen reader membaca header, ukuran header akan dijelaskan. Berguna bagi mereka yang memiliki gangguan pelihatan memahami struktur dan hierarki email.
- Hindari penggunaan kata dengan huruf kapital seluruhnya dan penggunaan italic atau underline yang berlebihan. Karena akan menyulitkan screen reader memproses.
Fonts
- Ukuran font paling minimal 14. Ukuran font terlalu kecil akan menyulitkan pembaca dengan rabun dekat atau jauh. Untuk heading, pertimbangkan untuk menambahkan style bold atau font yang lebih besar dari konten lainnya.
- Gunakan font sederhana. Gunakan fonts tanpa serifs (sans serif). Font tanpa serif lebih minimalis, letter spacing lebih besar hingga lebih muda dibaca.
- Hati-hati dalam menggunakan emoji. Walaupun secara visual menarik, tapi sulit dipahami oleh mereka yang memiliki gangguan penglihatan. Screen reader pun akan kesulitan membacakan emoji. Hindari emoji pada subject line dan bagian dengan informasi penting.
Colors
- Gunakan warna yang kontras antara teks dan background. Kontras dapat membantu orang yang rabun untuk melihat teks lebih jelas.
- Usahakan untuk tidak bergantung pada warna dalam mengkomunikasikan sesuatu karena dapat menyulitkan orang buta warna.
Images
- Usahakan penggunaan teks dalam image.
- Tambahkan alt text untuk setiap image yang penting untuk konten Anda.
- Abaikan teks alt untuk gambar dekoratif. Menyertakan teks alternatif untuk gambar dekoratif seperti logo, gambar gaya hidup, dan ikon dapat membingungkan pengguna screen reader.
Links
Perjelas tujuan teks hyperlink. Dalam teks hyperlink, pernyataan samar seperti “Klik di sini”, “Lanjut”, dan “Mulai” membuat email sulit dipahami saat menggunakan screen reader. Sebagai gantinya, gunakan bahasa yang bisa ditindaklanjuti. Misalnya, teks hyperlink untuk promo obral dapat berbunyi “Pelajari selengkapnya tentang obral kami”, bukan “Klik Di Sini”.