Untuk membuat strategi marketing, kita perlu melakukan analisis agar strategi yang dibuat efektif . Analisis membantu Anda membuat konteks internal dan external dari email campaign, seperti memahami demographic dari potensial customer, memahami brand, kekuatan tim dan resource yang dimiliki.
Terdapat dua audit yang bisa digunakan SWOT dan PESTLE.
SWOT (Strength, Weakness, Opportunities dan Threats)
Melakukan SWOT audit membantu mengindentifikasi internal konteks perusahaan.
Strength
Anda dapat mengetahui kekuatan dengan mencoba menjawab pertanyaan seperti berikut:
- Apa yang menonjol dari sumber daya pemasaran perusahaan?
- Apa yang istimewa dari tim pemasaran? (contoh desain dan inovasinya menarik? copywritingnya bagus?)
- Apa yang menonjol di internal perusahaan?
Weakness
Anda dapat mencari kelemahan atau kekurangan dengan mencoba menjawab pertanyaan seperti
- Apa yang bisa ditingkatkan oleh perusahaan atau tim marketing?
- Aspek apa yang telah diabaikan brand?
- Apa yang bisa diprioritaskan?
- Apakah perlu training untuk menyelesaikan tugas tertentu?
- Dimana performa Anda kurang baik?
Opportunities
- Resource , Events atau kontak yang dimiliki yang dapat membantu membuat marketing campaign.
- Kesempatan apa yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil campaign?
Threats
Mirip dengan opportunities, cari informasi mengenai:
- Resources, events, contacts, dan opportunities yang dapat merugikan merek Anda.
- Apakah Anda memiliki kompetitor?
- Apakah Anda memiliki resource untuk menyelesaikan tugas?
Setelah melakukan SWOT analysis, cari tahu apa analisis umumnya. Apa yang dapat Anda ketahui dari hasil tersebut? Apakah Anda menjadi lebih paham kekuatan yang dimiliki serta tahu hal apa yang perlu diperbaiki? Bagaimana Anda dapat mengambil manfaat dari informasi tersebut untuk membuat campaign yang efektif?
Jadi, sekali lagi, SWOT analisis bertujuan kearah internal dari campaign. Membantu merefleksikan sumber daya yang dimiliki internal.
PESTLE (Political, Economic, Social, Technological, Legal, Environmental)
Berguna untuk menganilisis faktor eksternal. Dengan memahami faktor eksternal, Anda dapat manfaatkan untuk membuat strategi marketing yang efektif.
Political
Anda perlu pertimbangkan isu politik dari pasar yang akan dilayani, seperti:
- Apakah ada perubahan baru-baru ini dalam hal badan pemerintahan?
- Apakah ada gejolak politik di negara dimana Anda akan melakukan bisnis?
- Apakah ada undang-undang baru yang akan mempengaruhi bisnis Anda?
Economics
Dalam hal ekonomi Anda dapat jawab pertanyaan seperti:
- Bagaimana keadaan ekonomi lokal dan internasional saat ini di wilayah yang Anda layani?
- Apa yang diprioritaskan oleh orang-orang di berbagai lokasi geografis untuk membelanjakan uang?
Setiap lokasi memiliki prioritas dalam menggunakan uang untuk produk tertentu. Mungkin Anda dapat mengirimkan email marketing dengan produk yang relevan dengan customer tersebut.
Social
Pertimbangkan hal seperti angka pertumbuhan penduduk, lokasi geografis, aspek budaya, umur dan tingkat pendidikan dari calon customer Anda. Pastikan strategi inklusif.
Technological
Teknologi adalah bidang yang sagat cepat berkembang, contoh, jaman sekarang kita dapat menggunakan smart device untuk membacakan email. Anda dapat pertimbangkan hal ini saat membuat strategi agar email marketing Anda mendukung teknologi yang sedang trend.
Anda perlu mempertimbangkan bagaimana teknologi mempengaruhi cara konsumsi masyarakat. Atau bagaimana teknologi mengubah cara mereka berinteraksi.
Legal
Anda perlu pertimbangkan setiap dan semua hukum di pasar yang Anda layani. Misalnya taktik dan pemasaran tertentu mungkin tidak sah menurut hukum.
Environmental
Faktor ini bisa mempengaruhi strategi Anda, misalnya seperti perubahan iklim, keberlanjutan, dan
bencana alam.
Bagaimana pendapat customer tentang perubahan iklim, Apa artinya menjadi perusahaan yang berkelanjutan? Apakah Ada bencana alam yang terjadi didaerah yang Akan Anda layani.
Kesimpulan
Setelah Anda memahami faktor internal dan eksternal, Anda bisa mulai menyusun SMART goal.
Perhatian, Anda dapat gunakan analisis diatas untuk marketing campaign lainnya seperti Social dan SEO strategy.