Dasar Social Media Marketing

Salah satu channel terbaik untuk menemukan dan terhubung dengan audiens target di mana mereka online adalah media sosial. Lebih dari setengah orang di seluruh dunia tergabung di media sosial, dan jumlah itu terus bertambah. Mungkin ada yang lebih suka Twitter daripada Facebook atau Instagram. Atau yang lain lebih suka Tiktok daripada Youtube.

Tapi menjadi masalah apa yang dijual oleh sebuah bisnis, media sosial adalah bagian penting dari strategi pemasaran mereka.

Pemasaran media sosial adalah praktek membuat dan menerbitkan konten untuk platform media sosial dengan tujuan mendorong keterlibatan dan promosi sebuah brand atau produk.

Membuat konten media sosial mungkin tampak sederhana. Namun pemasaran media sosial bukan sekedar menulis pintar atau posting informatif.

Pemasaran media sosial melibatkan perhatian yang sama dengan strategi pemasaran digital perusahaan secara keseluruhan, seperti meningkatkan engagement, memperluas jangkauan, dan membangun citra brand.

Terdapat 5 kategori kegiatan yang dapat dilakukan sebuah bisnis dalam social media platform, yaitu: strategy, planning and publishing, listening and engagement, analytics and reporting, and paid social media.


Strategy

Sebelum merencanakan konten atau kampanye, Anda perlu tahu siapa audiens Anda, dan sosial platform yang mereka gunakan.

Jika audiens sebagian besar tertarik dengan konten tentang dekorasi rumah, Anda tentu tidak memposting pada platform yang melayani bisnis dan jaringan. Memposting konten yang tepat di tempat yang tepat dapat menghemat baik waktu maupun uang.

Untuk mengetahui jenis-jenis konten, Anda juga harus melakukannya memahami tujuan Anda.

Misalnya, jika ingin membangun komunitas sekitar brand Anda, Anda mungkin fokus pada konten interaktif seperti jajak pendapat atau sesi tanya-jawab.

Tetapi jika tujuan Anda adalah untuk mempromosikan produk baru, membuat kontes atau giveaway
mungkin akan mendapatkan hasil yang lebih baik.

Memahami audiens Anda dan memiliki tujuan yang jelas akan membantu Anda membuat konten yang efektif dan relevan.

Planning and publishing

Planning and publishing adalah memutuskan kapan memposting konten dan seberapa sering untuk memposting konten.

Tujuannya adalah untuk melibatkan pengikut sehingga mereka mengingat Anda, tetapi tidak terlalu sering hingga membuat mereka bosan.

Listening and Engagement

Setelah konten diposting, Anda dapat melacak dan menganalisis percakapan sosial yang terkait dengan brand Anda.

Dilakukan pengawasan tanggapan untuk konten yang diposting atau earned media seperti postingan
review produk dari pelanggan.

Wawasan yang didapatkan bisa membantu dalam memutuskan cara merespons dan terlibat dengan pelanggan di platform sosial media.

Tanggapan tersebut sangatlah penting karena dapat mempengaruhi citra brand Anda dan hubungan dengan konsumen.

Bayangkan social listening and engagement seperti percakapan.

Pertama, bisnis menerbitkan konten. Kemudian mereka mendengarkan bagaimana audiens merespons.

Dengan memperhatikan apa yang audiens katakan, kita dapat dapat menentukan cara terbaik untuk membalas. Misalnya, jika seseorang memposting tentang betapa bermanfaatnya produk kita , yang dapat ditanggapi oleh brand adalah mengucapkan terima kasih.

Tetapi jika mereka memposting bahwa produk tidak sesuai harapan, brand dapat berbagi kiat pemecahan masalah sebagai gantinya.

Analytics and Reporting

Berguna untuk mengetahui bagaimana kinerja konten dan kampanye dan mengkomunikasikan hasilnya.

Alat analitik media sosial dapat melacak dan mengukur hal-hal seperti comments, shares, follows, atau clicks. Alat analitik juga dapat memberikan informasi tentang jumlah penggunaan sebuah hashtag atau jumlah positif mention.

Bisnis dapat menggunakan wawasan ini untuk menanggapi tren, atau sebagai panduan strategi masa depan.

Paid Social Media

Paid social media adalah iklan pada social media, dan memiliki banyak manfaat seperti iklan pada channel lainnya.

Dapat memperluas jangkauan brand melampaui basis pelanggan yang ada sekarang dan memungkinkan mereka untuk memasarkan ulang produk.

Beriklan di media sosial memiliki beberapa keuntungan. Contohnya, sosial platform memberikan informasi pengguna yang lebih rinci daripada mesin pencari. Itu berarti kita dapat menayangkan iklan ke grup pelanggan yang sangat spesifik.

Selain itu, Paid social media adalah cara yang baik bagi brand untuk mengembangkan daftar email. Dengan menautkan iklan ke formulir pendaftaran email, bisnis dapat menghubungi pengikut mereka secara langsung dan mengirimkan penawaran khusus.

Sharing is caring:

Leave a Comment