Pengenalan Email Marketing

Apa Itu Email Marketing

Sejauh ini, Anda telah mempelajari bahwa pemasaran media sosial memungkinkan merek memperluas jangkauan mereka dan membuat daftar email pelanggan.

Sebelum kita membahas lebih, mari kita tentukan email pemasaran itu seperti apa.

Salah satu yang terpenting adalah email pemasaran bukanlah spam.

Spam, juga dikenal sebagai junk email, adalah email yang tidak diinginkan yang dikirim secara massal ke daftar penerima massal.

Junk mail akan masuk inbox, meskipun pemilik email tidak pernah mendaftar. Spammer mungkin membuat klaim yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan atau mengirim konten yang sama kepada semua orang di daftar mereka, apa pun minat mereka. Begitu banyak email yang dikirim yang akhirnya mengganggu pelanggan potensial.

Bagaimana pemasaran email berbeda dengan spam?

Pemasaran email adalah saat merek mengirimkan pesan ke daftar pelanggan yang ada untuk berbagi informasi, mendorong penjualan, atau membuat komunitas. Yang berarti mengirim konten bermanfaat yang relevan untuk orang-orang yang pernah setuju untuk menerimanya.

Jika dilakukan dengan baik, pemasaran email membantu merek membangun dan memelihara hubungan dengan calon pelanggan dan pelanggan yang sudah ada.

Bagaimana merek menghindari datang seperti spammer?

Pastikan untuk mengirimkan konten yang tepat, kepada orang yang tepat, di waktu yang tepat. Caranya adalah dengan menggunakan segmentasi dan personalisasi.

Segmentasi

Segmentasi email adalah praktik membagi daftar pelanggan email menjadi grup atau segmen yang lebih kecil, berdasarkan kriteria seperti minat, lokasi, atau riwayat pembelian.

Hal Ini memungkinkan merek untuk menyesuaikan email untuk grup yang berbeda dan mengirim konten yang relevan bagi mereka.

Semakin banyak merek belajar tentang pelanggan mereka, semakin mereka bisa mengelompokkan daftar mereka, yang membuatnya lebih mudah untuk membangun hubungan dengan pelanggan.

Jika seseorang membeli makanan ikan dari toko hewan peliharaan, mereka mungkin menghargai
mendapatkan iklan tentang produk terkait aquarium seperti aquascaping atau alat penyeimbang pH.

Tetapi jika mereka mendapatkan kupon diskon untuk produk kandang burung, mungkin mereka akan menghapus email itu, dan mereka bahkan bisa berhenti berlangganan sama sekali, yang tentunya tidak diharapkan oleh pemilik toko hewan peliharaan tersebut.

Personalisasi

Jika segmentasi membantu pemasar memutuskan konten email apa untuk mengirim ke orang mana, personalisasi adalah proses penyesuaian konten email untuk pelanggan individu.

Itu tidak berarti dikirim email yang berbeda untuk setiap pelanggan. Jika pemasar email melakukan itu, mereka tidak akan punya waktu untuk hal lain.

Berikut beberapa hal yang dapat lakukan untuk memberikan pengalaman yang terasa khusus untuk setiap individu:

  • Pemasar email bisa sapa setiap penerima secara langsung dengan mencantumkan nama mereka di baris salam atau subjek.
  • Kirim promosi untuk acara khusus seperti ulang tahun, liburan, atau hari jadi.
  • Kirim pesan yang sesuai dengan tempat pelanggan berada pada marketing funnel. Misalnya, email tentang program loyalitas tidak dikirim ke calon pelanggan yang masih berada di tahap pertimbangan.

Type Email Marketing

Sebagai digital maketer, Anda akan menemukan banyak sekali jenis kampanye email dengan tujuan berbeda. Cara mendefinisikan dan menamaimya pun mungkin berbeda dari satu organisasi ke organisasi lainnya.

Disini kita akan bahas tentang jenis utama kampanye email secara umum dan apa yang akan dicapai.

Aplikasi kehidupan nyata

Saat Anda mengikut modul ini, coba pikirkan tentang email yang Anda terima baru-baru ini. Pertimbangkan apa yang pengirim coba capai dalam mengirim email kepada Anda. Apa itu bekerja? Mengapa itu bekerja atau mengapa tidak?

Perhatian: Anda dapat menggunakan semua atau hanya beberapa jenis email di bawah ini, bergantung pada apa yang paling efektif untuk audiens dan sasaran pemasaran Anda.

Jenis kampanye email

Berikut ini adalah jenis kampanye email yang paling umum:

  • Acquisition Email, bertujuan untuk mendapatkan pelanggan baru. EMail ini ada pada tahap awareness pada marketing funnel karena mereka melibatkan pelanggan potensial.
  • Welcome Email, dikirim ke pelanggan baru. Welcom email umumnya ada dalam tahap consideration pada marketing funnel karena mendorong keterlibatan dan tindakan spesifik.
  • Newsletter, dikirim ke pelanggan secara teratur. Umumnya berisi berita dan konten informasi yang relevan dengan perusahaan dan menarik bagi pelanggan. Newsletter adalah kampanye yang serbaguna karena dapat jatuh ke dalam beberapa tahapan funnel. Newsletter dapa digunakan pada tahap consideration saat pelanggan potensial mengenal merek Anda. Juga dapat digunakan pada tahap conversion ketika pelanggan telah memutuskan bahwa mereka menyukai merek Anda, dan newsletter juga cocok digunakan pada tahap loyalitas ketika pelanggan datang kembali untuk mendapatkan lebih banyak produk dan konten.
  • Promotion Email, dikirim untuk memberi tahu pelanggan tentang produk atau layanan baru atau yang sudah ada. Email promosi biasanya ada pada tahap consideration dan loyalty karena email tersebut mendorong pelanggan untuk mengambil tindakan tertentu.
  • Retention Email, dikirim ke pelanggan saat ini dengan tujuan mempertahankan mereka sebagai pelanggan. Jenis kampanye ini digunakan pada tahap loyalty.

Kesimpulan

Meskipun jenis email umum diatas diakui oleh para pakar industri, Anda masih perlu menguji berbagai taktik untuk menentukan jenis mana yang paling sering digunakan pelanggan Anda.

Pertimbangkan apa yang telah Anda pelajari di sini, tetapi pastikan untuk dapat beradaptasi ketika ada sesuatu yang tidak berfungsi.

Sharing is caring:

Leave a Comment